TVRINews, Mentawai
Tiga nelayan dilaporkan terombang-ambing di Samudra Hindia setelah kapal yang mereka tumpangi, KM Rafa 02, mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kamis, 17 September 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai Benteng Hilton Telaumbanua mengatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal tersebut melalui Com Centre sekitar pukul 23.00 WIB. Laporan disampaikan oleh pemilik kapal bernama Rido.
"KM Rafa 02 mengalami mati mesin saat dalam perjalanan menuju Dermaga Tuapeijat dan berada di sekitar koordinat 2°4’26”S 99°22’8”E," ujar Benteng.
KM Rafa 02 memiliki panjang sekitar 17 meter dengan warna lambung biru dan merah. Kapal tersebut membawa tiga orang atau person on board (POB), yakni Aciak (45), Budi Candra (43), dan Siin (40).
Saat laporan diterima, posisi pasti dan kondisi ketiga nelayan tersebut belum diketahui. Tim SAR kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Kantor SAR Mentawai juga melakukan koordinasi lintas sektor dengan sejumlah unsur terkait, termasuk Vessel Traffic Service (VTS) Teluk Bayur.
Berdasarkan pemetaan petugas, posisi KM Rafa 02 berada di wilayah Samudra Hindia, sekitar 14 mil laut atau nautical mile (NM) dari Dermaga Tuapeijat.
Dalam operasi pencarian, Kantor SAR Mentawai mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 menuju lokasi kejadian. Pergerakan tim turut mempertimbangkan kondisi cuaca di lapangan dengan kecepatan angin yang terpantau mencapai sekitar 15 knot.
Selain mengerahkan unsur SAR, Kantor SAR Mentawai juga menerbitkan Maklumat Pelayaran (Mapel) dan menyebarkan E-Broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi.
Informasi tersebut berisi imbauan agar kapal yang melintas segera memberikan pertolongan apabila menemukan keberadaan KM Rafa 02 beserta tiga nelayan yang berada di dalamnya.










