TVRINews, Padang
Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang sejak hari Minggu kemarin,memicu terjadinya bencana pohon tumbang. Sebuah pohon karet berukuran besar dilaporkan menimpa rumah warga di kawasan Bukit Putus RT 01 RW 011, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada Senin, 22 Juni 2026 dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Pohon karet yang tumbang tersebut memiliki panjang sekitar 15 meter dengan diameter mencapai 50 sentimeter.
"Benar, akibat hujan dan angin kencang sejak Minggu malam, sebuah pohon karet tumbang dan langsung menimpa rumah salah seorang warga bernama Nurli (55). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Hendri Zulviton saat memberikan keterangan, Senin, 22 Juni 2026.
Mendapat laporan dari warga, tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung dikerahkan ke lokasi di bawah komando langsung Kalaksa dan Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL). Proses evakuasi dan pembersihan material pohon baru bisa dilaksanakan secara intensif pada Senin siang pukul 12.00 WIB.
"Anggota TRC PB sudah melakukan pengerjaan pemotongan dan pembersihan pohon di lokasi. Berkat kesigapan tim di lapangan, saat ini kondisi terakhir pohon yang menimpa rumah warga tersebut sudah selesai dievakuasi dan dibersihkan," tambah Hendri.
Meski tidak memakan korban jiwa, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian materiil yang cukup signifikan. Berdasarkan pendataan awal dari tim Pusdalops-PB BPBD Kota Padang di lapangan, total kerugian akibat kerusakan bangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp7 juta.
Pihak BPBD Kota Padang pun kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa kembali terjadi.










