TVRINews, Padang Panjang
Jalur penghubung Padang–Bukittinggi kembali lumpuh total akibat bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Lembah Anai, tepatnya di kilometer 66.700 pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 20.00 WIB. Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot.
Akibat material longsor yang menutupi badan jalan, arus lalu lintas dari kedua arah, baik dari arah Padang maupun Bukittinggi, sama sekali tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Saat ini untuk arus lalu lintas tidak bisa dilalui roda 2 maupun roda 4 dari arah Bukittinggi maupun dari Padang," ujar AKP Pifzen, Kamis, 30 Juli 2026.
Ia menyebut, petugas kepolisian dari jajaran Polres Padang Panjang telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta penanganan awal arus lalu lintas guna menghindari kemacetan yang lebih parah di jalur tersebut.
Sementara itu, alat berat dilaporkan telah tiba di lokasi kejadian. Namun, proses evakuasi dan pembersihan material longsor belum dapat dilakukan secara langsung karena kondisi cuaca dan situasi di sekitar tebing dinilai masih berbahaya.
"Saat ini alat berat sudah tiba di lokasi, namun pembersihan material belum bisa dilakukan karena material longsor berupa batu-batuan masih bergerak dari atas bukit," tambahnya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan dan pengemudi untuk menunda perjalanan serta bersabar menunggu proses evakuasi selesai. Aparat kepolisian menyebut akan terus memberikan pembaruan informasi berkala mengenai perkembangan situasi di lokasi longsor.









