TVRINews, Padang
Seorang anak laki-laki dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berenang di kawasan Pantai Buayo Putiah, Taratak Surantiah, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu, 10 Mei 2026 sore.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan korban bernama Jestra (10). Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
“Kami menerima informasi dari Wali Nagari Taratak, Bapak Dodi Saputra, pada pukul 17.13 WIB terkait seorang anak yang hanyut terbawa arus di pintu muara Pantai Buayo Putiah,” ujar Abdul Malik dalam keterangan resminya yang dikutip, Senin, 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, korban saat itu berenang bersama teman-temannya di area pintu muara pantai. Namun, derasnya arus membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya hilang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Padang langsung mengerahkan tim penyelamat dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan menuju lokasi kejadian.
“Pada pukul 17.26 WIB, lima personel rescuer dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Estimasi waktu tempuh sekitar 54 menit dengan jarak darat kurang lebih 33,6 kilometer,” jelasnya.
Dalam operasi pencarian ini, tim SAR dilengkapi sejumlah peralatan, antara lain satu unit rescue car carrier, perahu karet (LCR dan Mopel), perlengkapan SAR air, peralatan medis, serta alat komunikasi.
Meski cuaca di lokasi dilaporkan gerimis, tim SAR tetap melakukan penyisiran di sekitar area korban terakhir terlihat.
“Tim akan berupaya maksimal melakukan pencarian sesuai prosedur quick action demi menyelamatkan jiwa manusia,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian.










