TVRINews - Padang
Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menggencarkan patroli skala besar dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 19 unit sepeda motor yang diduga terkait aksi balap liar dan pelanggaran lalu lintas.
Operasi cipta kondisi ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Padang, Kombes Pol. Apri Wibowo, dengan menerjunkan 69 personel gabungan, termasuk perwira utama, kapolsek jajaran, serta Tim Khusus (Timsus) Bravo.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapsiagaan di Mako Polresta Padang pada pukul 23.00 WIB. Dalam arahannya, Kombes Pol. Apri menekankan pentingnya kehadiran polisi secara aktif di tengah masyarakat guna menekan potensi kriminalitas jalanan seperti balap liar, penggunaan knalpot brong, dan tawuran antar-remaja.
“Laksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, profesional, disiplin, serta sesuai SOP. Tampakkan kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui patroli aktif dan humanis,” tegas Kombes Pol. Apri pada Minggu, 8 November 2026.
Ia juga menginstruksikan para personel agar membagi wilayah (plotting) secara presisi. Setiap tim diwajibkan menyisir titik-titik rawan dengan kendaraan dinas yang menyalakan lampu rotator sebagai bentuk pencegahan preventif (cooling down).
Berdasarkan plotting penertiban, patroli mobile menyasar sejumlah kawasan strategis yang kerap dijadikan lokasi kumpul dan balap liar, di antaranya kawasan Jalan Khatib Sulaiman (depan Pizza Hut dan RS Hermina), Simpang Lubeg dan Simpang Ketaping.
Hingga patroli berakhir pada pukul 04.30 WIB, petugas menindak tegas sejumlah pelanggar. Total 19 unit kendaraan roda dua dari berbagai merek diamankan ke Mapolresta Padang.
Dari data kepolisian, para pelanggar didominasi oleh kalangan remaja, pelajar, dan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, seperti Kota Padang, Lubuk Alung, hingga Pasaman Barat. Sebagian besar kendaraan terjaring karena tidak dilengkapi dokumen sah serta terindikasi kuat akan digunakan untuk balap liar.
Petugas mencatat, beberapa pengendara sempat berupaya melarikan diri saat penertiban berlangsung.Akibatnya, dua unit kendaraan masing-masing jenis Honda Beat hitam dan Traxcer putih terpaksa diamankan tanpa identitas pemilik yang terverifikasi.
Menanggapi langkah tegas tersebut, Kabidhumas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya,menyatakan bahwa patroli skala besar ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan imbauan khusus kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya di luar rumah, terutama pada malam hari, guna menghindari keterlibatan dalam aksi balap liar, tawuran, maupun tindak kriminalitas jalanan lainnya,” ujar Kombes Pol. Susmelawati.
Secara keseluruhan, operasi cipta kondisi ini berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Polresta Padang bersama Polda Sumatera Barat memastikan akan terus menggencarkan patroli serupa demi memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga Kota Padang.










