TVRINews, Tanjungpinang
Pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Kepulauan Riau sejak Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 06.30 WIB berdampak pada operasional lampu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU) di Kota Tanjungpinang. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan arus kendaraan hingga kecelakaan, terutama di persimpangan yang tidak dilengkapi lampu lalu lintas aktif.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Syafrant Shadiq Alustco, menjelaskan bahwa lampu lalu lintas dan PJU bergantung pada pasokan listrik di jaringan masing-masing wilayah. Akibatnya, pemadaman turut mengganggu operasional kedua fasilitas tersebut.
“Lampu lalu lintas dan penerangan jalan umum bergantung pada jaringan listrik di wilayah masing-masing. Ketika pemadaman berlangsung, peralatan tersebut ikut terdampak sesuai kondisi pasokan listrik,” jelas Syafrant, dikutip Rabu, 14 Oktober 2026.
Untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas, Dishub Tanjungpinang telah membantu mengatur kendaraan di sejumlah persimpangan yang terdampak pemadaman. Dishub juga telah berkoordinasi dengan PLN terkait kondisi tersebut. Namun, operasional lampu lalu lintas dan PJU tetap bergantung pada ketersediaan pasokan listrik.
Syafrant mengatakan, pihaknya juga telah menerima laporan mengenai potensi kecelakaan akibat kondisi lalu lintas di persimpangan yang lampu pengaturnya tidak berfungsi.
Pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi persimpangan tanpa lampu lalu lintas aktif. Pengendara juga diminta memperhatikan kondisi jalan serta memberikan prioritas kepada kendaraan lain sesuai aturan lalu lintas guna mengurangi risiko kecelakaan.
Pemadaman listrik tersebut terjadi sejak Senin pagi dan berdampak pada sejumlah wilayah di Kepulauan Riau. Di beberapa daerah di Pulau Bintan, pasokan listrik bahkan dilaporkan belum pulih selama lebih dari 24 jam. Durasi pemadaman tersebut menjadi perhatian karena turut memengaruhi aktivitas masyarakat dan layanan publik.
Di tengah kondisi tersebut, pemulihan pasokan listrik menjadi faktor penting untuk mengembalikan fungsi fasilitas lalu lintas dan penerangan jalan, sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan.










