TVRINews, Padang
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang bersama sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar razia gabungan di lingkungan rutan, Selasa, 22 September 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur kepolisian, Brimob, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), serta Kodim. Razia dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah masuknya barang terlarang sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang Mai Yudiansyah mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah area, termasuk blok hunian warga binaan.
“Razia ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk memastikan kondisi rutan tetap aman dan tertib. Dari hasil pemeriksaan di seluruh area, tidak ditemukan adanya barang-barang yang dilarang,” ujar Mai Yudiansyah.
Petugas gabungan melakukan penyisiran terhadap sejumlah kamar dan fasilitas hunian warga binaan. Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan telepon seluler ilegal, narkotika, maupun benda tajam yang dapat mengganggu keamanan.

Tes Urine 50 Orang
Selain penggeledahan, razia juga dirangkaikan dengan tes urine secara mendadak. Pemeriksaan diikuti 30 warga binaan dan 20 petugas Rutan Padang. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Mai Yudiansyah mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan yang dilakukan secara berkala untuk menjaga lingkungan rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan razia gabungan.
“Kami mengapresiasi sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Dukungan dari APH sangat penting untuk membantu kami menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Padang,” katanya.
Rutan Padang berkomitmen melanjutkan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar, yakni handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di dalam lingkungan Rutan Kelas IIB Padang.










