TVRINews, Pesisir Selatan
Banjir akibat luapan Batang Sungai Tawa merendam empat rumah warga di Kampung Sungai Tawa, Nagari Setara Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis, 5 November 2026.
Selain merendam permukiman, banjir sempat menghambat akses transportasi darat di kawasan tersebut akibat tingginya debit air di jalan kampung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Hendri Agustian, mengatakan banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
Hujan yang berlangsung tanpa henti menyebabkan debit air Sungai Tawa meningkat hingga meluap ke permukiman warga sekitar pukul 17.45 WIB.
"Hujan sejak siang. Banjir mulai menggenangi kawasan permukiman sekitar pukul 17.45 WIB akibat luapan Batang Sungai Tawa," ujar Hendri.
Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pesisir Selatan Posko Tarusan, sebanyak empat rumah warga terdampak genangan. Akses jalan kampung juga sempat tidak dapat dilalui secara normal karena tingginya debit air.
Setelah menerima laporan kejadian pada pukul 18.05 WIB, personel TRC BPBD Posko Tarusan langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan memantau kondisi di lapangan.
Genangan air mulai surut sekitar pukul 21.00 WIB. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akses jalan kampung yang sebelumnya terhambat juga telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
"Korban jiwa nihil. Akses jalan sudah bisa dilewati kembali oleh kendaraan. Meskipun kondisi di lapangan saat ini dilaporkan masih turun hujan ringan, situasi tetap terkendali," kata Hendri.
BPBD Pesisir Selatan mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana dan bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir akibat hujan berintensitas tinggi.









